Jakarta (ANTARA) – Penjualan kendaraan listrik (electric vehicle/EV) di Jepang pada 2025 naik tipis 1,6 persen dibandingkan tahun sebelumnya menjadi 60.677 unit, berdasarkan data industri yang dirilis Kamis (8/1).
Namun, kenaikan pertama dalam dua tahun terakhir tersebut menunjukkan lemahnya pertumbuhan akibat masih terbatasnya stasiun pengisian daya dan pilihan model kendaraan.
Dikutip dari Kyodo, pertumbuhan yang relatif kecil itu, tidak mencakup kendaraan komersial seperti bus dan truk terjadi meskipun Toyota Motor Corp. dan Honda Motor Co. meluncurkan model baru maupun model penyegaran, serta upaya produsen otomotif China, BYD Co., untuk memperluas kehadirannya di pasar Jepang.
Data tersebut dirilis oleh Japan Automobile Dealers Association dan Japan Light Motor Vehicle and Motorcycle Association.
Kendaraan listrik hanya menyumbang 1,6 persen dari total kendaraan penumpang baru di Jepang.
Baca juga: Kia perkenalkan SUV kompak EV2 di Brussels Motor Show
Pendaftaran kendaraan listrik non-kendaraan mini tercatat naik 17,1 persen secara tahunan menjadi 39.885 unit, sementara pendaftaran kendaraan kategori kendaraan mini justru turun 19 persen menjadi 20.792 unit.
Penjualan kendaraan listrik Toyota, yang meningkatkan jarak tempuh dan mempertahankan harga model bZ4X tetap terjangkau, melonjak 2,3 kali lipat menjadi 4.203 unit.
Sementara itu, Japan Automobile Importers Association mencatat penjualan kendaraan listrik BYD melonjak 68,3 persen menjadi 3.742 unit.
Pertumbuhan yang lamban tersebut berpotensi mendorong produsen otomotif meninjau ulang strategi mereka untuk memopulerkan kendaraan listrik di pasar Jepang, menurut pengamat industri.
Kendaraan listrik dipandang sebagai alternatif yang lebih ramah lingkungan dibandingkan mobil berbahan bakar bensin, seiring banyak negara meningkatkan upaya dekarbonisasi.
Namun demikian, Komisi Eropa sebagai badan eksekutif Uni Eropa telah melonggarkan rencana pelarangan penjualan mobil berbahan bakar bensin dan diesel mulai 2035.
Baca juga: 103.270 unit kendaraan listrik terjual di Australia pada tahun 2025
Baca juga: Selama 2025, Nio kirim 326.000 unit kendaraan
Baca juga: BYD resmi kalahkan Tesla dalam penjualan kendaraan listrik tahun 2025
Pewarta: Fathur Rochman
Editor: Mahmudah
Copyright © ANTARA 2026











