Berita

Renault Filante yang dikembangkan bersama Geely diperkenalkan di Korea

×

Renault Filante yang dikembangkan bersama Geely diperkenalkan di Korea

Share this article


Jakarta (ANTARA) – Mobil crossover HEV terbesar dari Renault yang dikembangkan bersama Geely, “Filante“ resmi diperkenalkan di Korea Selatan.

Dilaporkan Carnewschina pada Selasa waktu setempat, model baru ini akan mulai dikirimkan pada bulan Maret.

Renault Filante adalah SUV besar dengan dimensi 4915/1890/1635 mm.

Mobil ini menjadi mobil terbesar dalam jajaran produk pabrikan otomotif Prancis tersebut.

Filante mengadopsi garis bodi rendah, bumper sporty, gril tanpa bingkai, dan lampu depan LED yang tajam. Model baru ini hadir dalam lima pilihan warna bodi yaitu Satin Universe White, Satin Forest Black, Cloud Pearl, Urban Gray, dan Metallic Black.

Baca juga: Renault konfirmasi nama “Filante” untuk SUV kelas atas baru

Konsol tengah mengadopsi tiga layar 12,3 inci, di mana salah satu layar ini dikhususkan untuk penumpang depan.

Filante memiliki layar head-up augmented reality 25,6 inci.

Menurut pejabat Renault Korea, Filante memiliki asisten suara berbasis AI, peredam kebisingan aktif, dan paket bantuan mengemudi dengan fungsi kemudi darurat. Meskipun panjangnya 4,9 meter, Filante hanya memiliki dua baris kursi.

Bagasinya menawarkan kapasitas 633 liter (2.050 liter dengan kursi belakang dilipat).

Renault Filante menggunakan arsitektur modular CMA dari Geely. Arsitektur ini juga digunakan pada mobil-mobil seperti Volvo CX40, Geely Monjaro, dan Lynk & Co 01.

Filante menjadi model terbesar yang menggunakan sasis ini.

Renault Filante mengadopsi sistem penggerak hybrid tradisional dengan mesin 1,5 liter dan dua motor listrik yang menghasilkan 247 hp.

Baca juga: Geely akuisisi 26,4 persen saham Renault Brazil

Mobil ini memiliki baterai kecil 1,64 kWh yang tidak dapat diisi daya secara eksternal.

Namun, Renault mengklaim baterai ini memungkinkan Filante untuk berkendara di jalan perkotaan dalam mode listrik hingga 75 persen.

Konsumsi bahan bakar rata-rata HEV berukuran besar ini sekitar 6,6 liter per 100 km.

SUV yang akan diproduksi di pabrik perusahaan di Busan ini dibanderol mulai 43.319.000 won Korea (29.390 USD) atau sekitar Rp495juta.

Tidak hanya itu, Filante diprediksi akan juga dipasarkan di wilayah di luar Eropa seperti Timur Tengah

Renault dan Geely secara bertahap semakin dekat di banyak bidang. Kedua perusahaan tersebut bersama-sama mengembangkan powertrain melalui usaha patungan Horse Powertrain, mengembangkan proyek produksi bersama di Brasil, dan meluncurkan model-model baru.

Ada kemungkinan bahwa di masa depan, kedua pihak akan membentuk aliansi baru yang akan menjadi kekuatan signifikan di panggung global.

Baca juga: Renault kembangkan mobil listrik baru gunakan platform Geely

Baca juga: Renault tunda rilis mobil sport Alpine di AS imbas tarif timbal balik

Baca juga: Renault Group luncurkan pusat litbang EV pertamanya di China

Pewarta:
Editor: Mahmudah
Copyright © ANTARA 2026

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *