Berita

China mulai produksi baterai “liquid-solid” pertama

×

China mulai produksi baterai “liquid-solid” pertama

Share this article


Jakarta (ANTARA) – Pabrik pertama milik Hylic dilaporkan telah memulai produksi massal baterai cair-padat (liquid-solid state batteries) pada kuartal keempat tahun 2025 di Jiangsu, Tiongkok.

Dilaporkan Carnewschina pada Minggu waktu setempat, Hylic menandatangani kontrak proyek dengan pemerintah daerah untuk pembangunan lini produksi massal baterai cair-padat, dengan total investasi sebesar 5 miliar yuan (716,6 juta USD) atau sekitar Rp12 triliun yang menempati lahan seluas 65,3 hektar.

Konstruksi tersebut mencakup jalur produksi baterai cair-padat 10 GWh, yang dibangun dalam tiga fase. Fase pertama mencakup lahan seluas 20,84 hektar dan memiliki total investasi 500 juta yuan (71,7 juta USD) untuk jalur produksi baterai cair-padat 1 GWh. Fase kedua, dibangun di atas lahan fase pertama, memiliki total investasi 1 miliar yuan (143,3 juta USD), untuk membangun jalur produksi baterai cair-padat 2 GWh.

Fase ketiga mencakup lahan seluas 44,9 hektar, dengan total investasi 3,5 miliar yuan (501,6 juta USD), untuk membangun jalur produksi baterai cair-padat 7 GWh.

Baca juga: China mulai pelaporan jejak karbon baterai kendaraan listrik pada 2026

Perusahaan yang dikenal sebagai Heyuan Lithium Innovation in China tersebut dikabarkan memproduksi sejumlah model di antaranya baterai daya ringan cerdas yang ditujukan untuk kendaraan mobilitas kecil seperti skuter listrik dan sepeda ini memiliki kepadatan energi 250 hingga 300 Wh/kg.

Baterai daya ringan in telah melewati 1.500 siklus pengujian dan uji penetrasi paku 5 mm dengan tingkat keberhasilan 100 persen.

Kemudian, baterai daya cerdas untuk ketinggian rendah untuk aplikasi seperti EVTOL mendukung tingkat pelepasan sesaat maksimum 15C dan kisaran suhu -20 hingga 55℃.

Selanjutnya, baterai solid-state cerdas yang terintegrasi memiliki kepadatan energi sebesar 280 hingga 360 Wh/kg.

Terakhir, baterai daya kelas otomotif untuk mobil ini memiliki kepadatan energi hingga 360 Wh/kg dan masa pakai siklus hingga 1.000 siklus.

Baca juga: China gelar eksperimen baterai lithium-ion di stasiun luar angkasa

Baca juga: CATL konfirmasi penerapan baterai ion natrium skala besar tahun 2026

Pewarta:
Editor: Indriani
Copyright © ANTARA 2026

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *