China (ANTARA) – Angka penjualan kendaraan Geely, Leapmotor, Xpeng, dan Xiaomi melampaui target yang ditetapkan oleh masing-masing perusahaan pada tahun 2025 berdasarkan data penjualan produsen mobil China yang dihimpun pada akhir tahun oleh publikasi otomotif CarNewsChina.
Menurut data yang disiarkan oleh CarNewsChina pada Kamis (1/1), Geely Automobile pada akhir tahun 2025 membukukan penjualan 3.024.567 kendaraan, sedikit melebihi target penjualan tahunan yang ditetapkan tiga juta unit.
Perusahaan pada awal 2025 menetapkan target penjualan 2,71 juta unit, tetapi menaikkannya menjadi tiga juta pada pertengahan tahun. Kalau dibandingkan dengan target awalnya, angka penjualan kendaraan Geely mencapai 111,6 persen dari target.
Leapmotor juga menunjukkan kinerja baik selama 2025, dengan angka penjualan kendaraan mencapai 596.555 unit atau 119,31 persen dari target yang ditetapkan sebanyak 500.000 unit.
Angka penjualan kendaraan Xpeng Motors pun melampaui target selama 2025. Perusahaan ini berhasil menjual 429.445 kendaraan atau 122,69 persen dari target yang ditetapkan sebanyak 350.000 unit.
Sementara itu, Xiaomi Auto pada tahun produksi penuh pertamanya mengirimkan lebih dari 400.000 kendaraan, melampaui target penjualan yang ditetapkan perusahaan sebanyak 350.000 unit.
Baca juga: Xiaomi mengirimkan lebih dari 400.000 mobil selama tahun 2025
Beberapa perusahaan otomotif China kinerja penjualannya selama 2025 tidak terlalu baik, berada di bawah target yang telah ditetapkan.
BYD, produsen kendaraan listrik terbesar di China, selama 2025 membukukan angka penjualan 4.602.436 unit kendaraan atau 83,68 persen dari target penjualan yang ditetapkan sebanyak 5,5 juta unit.
Meski tidak mencapai target penjualan, BYD tetap mempertahankan posisinya sebagai perusahaan yang paling banyak menjual kendaraan di pasar otomotif China.
Chery Automobile selama 2025 tercatat menjual 2.631.381 kendaraan atau 80,72 persen dari target yang ditetapkan sebanyak 3,26 juta unit.
Angka penjualan kendaraan Great Wall Motor selama 2025 jauh di bawah target perusahaan, hanya 1.323.672 unit atau 33,09 persen dari target empat juta unit.
Tingkat pencapaian target penjualan tahunan produsen kendaraan China
| Merek |
Penjualan Tahunan (unit)
|
Target Penjualan (unit) | Tingkat Penyelesaian |
| BYD | 4.602.436 | 5.500.000 | 83,68 persen |
| Geely | 3.024.567 | 3.000.000 | 100,82 persen |
| Chery | 2.631.381 | 3.260.000 | 80,72 persen |
| Great Wall Motors | 1.323.672 | 4.000.000 | 33,09 persen |
| Leapmotor | 596.555 | 500.000 | 119,31 persen |
| HIMA | 589.107 | 1.000.000 | 58,91 persen |
| Xpeng | 429.445 | 350.000 | 122,69 persen |
| Xiaomi | 400.000+ | 350.000 | >114,29 persen |
| Li Auto | 406.343 | 640.000 | 63.49 persen |
| Nio | 326.028 | 440.000 | 74,10 persen |
HIMA termasuk perusahaan yang gagal mencapai target penjualan selama 2025, hanya mampu menjual 589.107 kendaraan atau 58,91 persen dari target ambisius satu juta unit.
Sementara Li Auto selama 2025 mengirimkan 406.343 kendaraan atau 63,49 persen dari target 640.000 unit dan Nio membukukan angka penjualan tahunan 326.028 unit atau 74,10 persen dari target 440.000 unit.
Sebagai catatan, angka penjualan total produsen seperti Geely, Chery, dan GWM dalam tabel yang disusun oleh CarNewsChina masih mencakup sejumlah besar kendaraan dengan mesin pembakaran internal.
Sampai data penjualan tersebut disiarkan, produsen kendaraan seperti SAIC dan Changan belum merilis angka penjualan tahunan mereka.
Baca juga: BYD menjual 4,5 juta mobil selama tahun 2025
Baca juga: Produsen China diperkirakan lampaui Jepang dalam penjualan kendaraan
Pewarta: Pamela Sakina
Editor: Maryati
Copyright © ANTARA 2026











